Penurunan Produksi Al-Qur’an Braille

Pekerja menyelesaikan pembuatan Al-Qur’an braille di Yayasan Penyantun Wyata Guna, Kota Bandung, Selasa (3/3/2026). Pada Ramadan tahun ini, percetakan tersebut mengalami penurunan produksi sekitar 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu mampu memproduksi 200 set Al-Qur’an braille, tahun ini hanya mencapai 100 set akibat tingginya biaya cetak dan menurunnya jumlah pesanan. PHOTOSSPEAK/Muhammad Tommy Lou
Pekerja menyalin Al-Qur’an ke dalam cetakan braille di Yayasan Penyantun Wyata Guna, Kota Bandung, Selasa (3/3/2026). Pada Ramadan tahun ini, percetakan tersebut mengalami penurunan produksi sekitar 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu mampu memproduksi 200 set Al-Qur’an braille, tahun ini hanya mencapai 100 set akibat tingginya biaya cetak dan menurunnya jumlah pesanan. PHOTOSSPEAK/Muhammad Tommy Lou
Pekerja menyalin Al-Qur’an ke dalam cetakan braille di Yayasan Penyantun Wyata Guna, Kota Bandung, Selasa (3/3/2026). Pada Ramadan tahun ini, percetakan tersebut mengalami penurunan produksi sekitar 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu mampu memproduksi 200 set Al-Qur’an braille, tahun ini hanya mencapai 100 set akibat tingginya biaya cetak dan menurunnya jumlah pesanan. PHOTOSSPEAK/Muhammad Tommy Lou