Perang Tomat di Lembang

Warga mengenakan kostum ala kesatria bersiap untuk mengikuti rempug tarung perang tomat saat hajat lembur Festival Perang Tomat 2026 di Kampung Cikareumbi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (26/6/2026). Festival Perang Tomat atau dikenal sebagai Rempug Tarung Adu Tomat, sempat vakum selama enam tahun karena menyesuaikan dengan siklus rangkaian upacara adat Ruwatan Lembur yang tidak diselenggarakan setiap tahun, tradisi yang dilakukan dengan saling lempar tomat busuk tersebut merupakan ungkapan simbolis dalam membuang hal buruk, energi negatif, kebusukan hati serta harapan akan kehidupan dan pertanian yang lebih baik. PHOTOSSPEAK/Muhammad Tommy Lou

Warga mengenakan kostum ala kesatria bersiap untuk mengikuti rempug tarung perang tomat saat hajat lembur Festival Perang Tomat 2026 di Kampung Cikareumbi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (26/6/2026). Festival Perang Tomat atau dikenal sebagai Rempug Tarung Adu Tomat, sempat vakum selama enam tahun karena menyesuaikan dengan siklus rangkaian upacara adat Ruwatan Lembur yang tidak diselenggarakan setiap tahun, tradisi yang dilakukan dengan saling lempar tomat busuk tersebut merupakan ungkapan simbolis dalam membuang hal buruk, energi negatif, kebusukan hati serta harapan akan kehidupan dan pertanian yang lebih baik. PHOTOSSPEAK/Muhammad Tommy Lou

Warga mengenakan kostum ala kesatria mengikuti rempug tarung perang tomat saat hajat lembur Festival Perang Tomat 2026 di Kampung Cikareumbi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (26/6/2026). Festival Perang Tomat atau dikenal sebagai Rempug Tarung Adu Tomat, sempat vakum selama enam tahun karena menyesuaikan dengan siklus rangkaian upacara adat Ruwatan Lembur yang tidak diselenggarakan setiap tahun, tradisi yang dilakukan dengan saling lempar tomat busuk tersebut merupakan ungkapan simbolis dalam membuang hal buruk, energi negatif, kebusukan hati serta harapan akan kehidupan dan pertanian yang lebih baik. PHOTOSSPEAK/Muhammad Tommy Lou

Warga saling melempar tomat busuk saat hajat lembur Festival Perang Tomat 2026 di Kampung Cikareumbi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (26/6/2026). Festival Perang Tomat atau dikenal sebagai Rempug Tarung Adu Tomat, sempat vakum selama enam tahun karena menyesuaikan dengan siklus rangkaian upacara adat Ruwatan Lembur yang tidak diselenggarakan setiap tahun, tradisi yang dilakukan dengan saling lempar tomat busuk tersebut merupakan ungkapan simbolis dalam membuang hal buruk, energi negatif, kebusukan hati serta harapan akan kehidupan dan pertanian yang lebih baik. PHOTOSSPEAK/Muhammad Tommy Lou

Warga saling melempar tomat busuk saat hajat lembur Festival Perang Tomat 2026 di Kampung Cikareumbi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (26/6/2026). Festival Perang Tomat atau dikenal sebagai Rempug Tarung Adu Tomat, sempat vakum selama enam tahun karena menyesuaikan dengan siklus rangkaian upacara adat Ruwatan Lembur yang tidak diselenggarakan setiap tahun, tradisi yang dilakukan dengan saling lempar tomat busuk tersebut merupakan ungkapan simbolis dalam membuang hal buruk, energi negatif, kebusukan hati serta harapan akan kehidupan dan pertanian yang lebih baik. PHOTOSSPEAK/Muhammad Tommy Lou





Photographer
Redaktur Photos Speak
Photo’s Speak adalah komunitas fotografi jurnalistik yang lahir dari keresahan sejumlah mahasiswa karena ditebangnya pohon-pohon rindang yang ada di Kampus UIN Sunan Gunung Djati.