Komunitas IIAC Gelar Pengamatan Matahari dan Edukasi Astronomi

Masyarakat mengamati matahari menggunakan teleskop di Taman Dago, Jalan Ir. H Djuanda, Kota Bandung, Minggu (4/6/2023). Komunitas Indonesian Islamic Astronomy Club (IIAC) yang tersebar di 21 Provinsi di Indonesia ini gelar pengamatan matahari dengan menggunakan teleskop dan kacamata matahari serta edukasi menganai astronomi kepada masyarakat yang hadir di Car Free Day Dago. PHOTO'SSPEAK/Ilham Ahmad Nazar

Masyarakat mengamati matahari menggunakan teleskop di Taman Dago, Jalan Ir. H Djuanda, Kota Bandung, Minggu (4/6/2023). Komunitas Indonesian Islamic Astronomy Club (IIAC) yang tersebar di 21 Provinsi di Indonesia ini gelar pengamatan matahari dengan menggunakan teleskop dan kacamata matahari serta edukasi menganai astronomi kepada masyarakat yang hadir di Car Free Day Dago. PHOTO'SSPEAK/Ilham Ahmad Nazar

Masyarakat mengamati matahari menggunakan teleskop di Taman Dago, Jalan Ir. H Djuanda, Kota Bandung, Minggu (4/6/2023). Komunitas Indonesian Islamic Astronomy Club (IIAC) yang tersebar di 21 Provinsi di Indonesia ini gelar pengamatan matahari dengan menggunakan teleskop dan kacamata matahari serta edukasi menganai astronomi kepada masyarakat yang hadir di Car Free Day Dago. PHOTO'SSPEAK/Ilham Ahmad Nazar

Masyarakat mengamati matahari menggunakan teleskop di Taman Dago, Jalan Ir. H Djuanda, Kota Bandung, Minggu (4/6/2023). Komunitas Indonesian Islamic Astronomy Club (IIAC) yang tersebar di 21 Provinsi di Indonesia ini gelar pengamatan matahari dengan menggunakan teleskop dan kacamata matahari serta edukasi menganai astronomi kepada masyarakat yang hadir di Car Free Day Dago. PHOTO'SSPEAK/Ilham Ahmad Nazar




Photographer
Ilham Ahmad Nazar
Seorang manusia yang dilahirkan ke bumi pada 5 Maret 2003 dan berkesempatan mengenyam pendidikan di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnalistik yang berasal dari Bandung Selatan serta memiliki ketertarikan yang tinggi dalam bidang Photography Jurnalistik dan meyakini bahwa dengan melalui foto, mata dan tangan menjadi medium merajut makna.
