Menyebrangi Sungai Citarum dengan Rakit Eretan

Sejumlah pengendara motor menyebrangi sungai menggunakan rakit eretan di Kampung Sececengek, Desa Cangkorah, Kabupaten Bandung Barat, Senin (2/1/2023). Setiap harinya warga terpaksa menyebrangi aliran Sungai Citarum dengan menggunakan rakit eretan guna memangkas jarak tempuh hingga 7 kilometer karena tidak adanya jembatan yang menghubungkan RW 08 dengan RW 06 Kampung Sekecengek. PHOTO’S SPEAK / Indriani
Sejumlah pengendara motor menyebrangi sungai menggunakan rakit eretan di Kampung Sececengek, Desa Cangkorah, Kabupaten Bandung Barat, Senin (2/1/2023). Setiap harinya warga terpaksa menyebrangi aliran Sungai Citarum dengan menggunakan rakit eretan guna memangkas jarak tempuh hingga 7 kilometer karena tidak adanya jembatan yang menghubungkan RW 08 dengan RW 06 Kampung Sekecengek. PHOTO’S SPEAK / Indriani
Sejumlah pengendara motor menyebrangi sungai menggunakan rakit eretan di Kampung Sececengek, Desa Cangkorah, Kabupaten Bandung Barat, Senin (2/1/2023). Setiap harinya warga terpaksa menyebrangi aliran Sungai Citarum dengan menggunakan rakit eretan guna memangkas jarak tempuh hingga 7 kilometer karena tidak adanya jembatan yang menghubungkan RW 08 dengan RW 06 Kampung Sekecengek. PHOTO’S SPEAK / Indriani
Sejumlah pengendara motor menyebrangi sungai menggunakan rakit eretan di Kampung Sececengek, Desa Cangkorah, Kabupaten Bandung Barat, Senin (2/1/2023). Setiap harinya warga terpaksa menyebrangi aliran Sungai Citarum dengan menggunakan rakit eretan guna memangkas jarak tempuh hingga 7 kilometer karena tidak adanya jembatan yang menghubungkan RW 08 dengan RW 06 Kampung Sekecengek. PHOTO’S SPEAK / Indriani