Ngertakeun Bumi Lamba 2023

Masyarakat adat mengikuti upacara adat gelaran Ngertakeun Bumi Lamba di Gunung Tangkuban Parahu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/6/2023). Gelaran ini bertema "Jampe Buhun Laku Kamanusaan" memiliki pesan dari leluhur sebenarnya mengajarkan tentang cinta dan kasih (kemanusiaan), yang tersampaikan dalam produk budaya baik sastra, tata cara, maupun objek-objek yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda. PHOTO'SSPEAK/M. Ardi Agusseptian

Masyarakat adat mengikuti upacara adat gelaran Ngertakeun Bumi Lamba di Gunung Tangkuban Parahu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/6/2023). Gelaran ini bertema "Jampe Buhun Laku Kamanusaan" memiliki pesan dari leluhur sebenarnya mengajarkan tentang cinta dan kasih (kemanusiaan), yang tersampaikan dalam produk budaya baik sastra, tata cara, maupun objek-objek yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda. PHOTO'SSPEAK/M. Ardi Agusseptian

Masyarakat adat mengikuti upacara adat gelaran Ngertakeun Bumi Lamba di Gunung Tangkuban Parahu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/6/2023). Gelaran ini bertema "Jampe Buhun Laku Kamanusaan" memiliki pesan dari leluhur sebenarnya mengajarkan tentang cinta dan kasih (kemanusiaan), yang tersampaikan dalam produk budaya baik sastra, tata cara, maupun objek-objek yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda. PHOTO'SSPEAK/M. Ardi Agusseptian

Masyarakat adat mengikuti upacara adat gelaran Ngertakeun Bumi Lamba di Gunung Tangkuban Parahu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/6/2023). Gelaran ini bertema "Jampe Buhun Laku Kamanusaan" memiliki pesan dari leluhur sebenarnya mengajarkan tentang cinta dan kasih (kemanusiaan), yang tersampaikan dalam produk budaya baik sastra, tata cara, maupun objek-objek yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda. PHOTO'SSPEAK/M. Ardi Agusseptian




Photographer
Redaktur Photos Speak
Photo’s Speak adalah komunitas fotografi jurnalistik yang lahir dari keresahan sejumlah mahasiswa karena ditebangnya pohon-pohon rindang yang ada di Kampus UIN Sunan Gunung Djati.