Wisata Sejarah Candi Prambanan

Candi Prambanan atau candi Roro Jonggrang merupakan komplek candi Hindu terbesar di Indonesia yang ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO. Salah satu candi termegah di Asia Tenggara ini terletak persis di perbatasan antara Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah, tepatnya di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.

Komplek Prambanan ini diperkirakan dibangun sekitar tahun 850 Masehi guna dipersembahan untuk Trimurni, yaitu tiga unsur utama agama Hindu yakni Brahma sang pencipta, Wishnu sang pemelihara, dan Siwa sang penghancur. Menurut prasasti Siwagraha nama asli komplek candi ini adalah Siwagraha yang bermakna rumah siwa, yang dimana di candi utama terdapat arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter, dan menandakan dewa Siwa lebih diutamakan di komplek candi ini.

Terdapat 240 candi di komplek Prambanan, di zona utama terdapat 16 candi, yakni 3 candi Trimurni (candi Siwa, candi Wishnu, candi Brahma), 3 candi Wahana (candi Nandi, candi Garuda, candi Angsa), 2 candi Apit, 4 candi Kelir, 4 candi Patok, dan 224 candi Perwira terletak di bagian luar zona utama.

Meskipun pernah diterjang gempa berkekuatan 5,9 skala richter pada tahun 2006 dan mengakibatkan beberapa bagian candi roboh, komplek candi Prambanan sebagai salah satu komplek candi termegah di Asia Tenggara tentunya tetap menjadi destinasi wisata bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. PHOTO’S SPEAK / Ridwan Firdaus

 

717

Muhamad Ridwan Firdaus
Muhamad Ridwan Firdaus lahir : Cimahi, 17 Agustus 1996 Alamat : Jl. Budhi Cilember, No.35, Rt 2 / Rw 4, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.