Opens in a new tab

Aksi 2 Tahun Prabowo-Gibran di DPRD Jabar

Pengunjuk rasa memegang poster pada aksi peringatan pemerintahan dua tahun Prabowo-Gibran di depan DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (20/10/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan, mulai dari penetapan karhutla sebagai bencana nasional, evaluasi program unggulan pemerintah, penghentian perampasan ruang hidup, hingga jaminan kebebasan pers dan perlindungan bagi jurnalis. PHOTOSSPEAK/Muhammad Tommy Lou
Pengunjuk Rasa dan aparat kepolisian yang turun saat aksi peringatan pemerintahan dua tahun Prabowo-Gibran di depan DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (20/10/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan, mulai dari penetapan karhutla sebagai bencana nasional, evaluasi program unggulan pemerintah, penghentian perampasan ruang hidup, hingga jaminan kebebasan pers dan perlindungan bagi jurnalis. PHOTOSSPEAK/Nur Iman Ali
Sejumlah demonstran menunjukkan poster dan selebaran berisi desakan penetapan karhutla sebagai bencana nasional di hadapan aparat kepolisian saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan, mulai dari penetapan karhutla sebagai bencana nasional, evaluasi program unggulan pemerintah, penghentian perampasan ruang hidup, hingga jaminan kebebasan pers dan perlindungan bagi jurnalis. PHOTOSSPEAK/Asad Rizaly Syahr
Seorang demonstran memasang sejumlah banner tuntutan di tengah aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan, mulai dari penetapan karhutla sebagai bencana nasional, evaluasi program unggulan pemerintah, penghentian perampasan ruang hidup, hingga jaminan kebebasan pers dan perlindungan bagi jurnalis. MAGANGPHOTOSSPEAK/Alya Khoirunisa
Seorang mahasiswi berorasi saat aksi unjuk rasa memperingati dua tahun kekuasaan Prabowo-Gibran di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan, mulai dari penetapan karhutla sebagai bencana nasional, evaluasi program unggulan pemerintah, penghentian perampasan ruang hidup, hingga jaminan kebebasan pers dan perlindungan bagi jurnalis. PHOTOSSPEAK Adit Ramdhan
Massa aksi berdialog langsung dengan anggota DPRD serta pihak kepolisian di tengah kerumunan saat mengikuti Seruan Aksi 2 Tahun Kekuasaan Prabowo-Gibran di Depan Gedung DPRD Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan, mulai dari penetapan karhutla sebagai bencana nasional, evaluasi program unggulan pemerintah, penghentian perampasan ruang hidup, hingga jaminan kebebasan pers dan perlindungan bagi jurnalis. MAGANGPHOTOSSPEAK/ Shihab Rizky
Mahasiswa menyampaikan tuntutan kepada perwakilan pejabat daerah saat aksi unjuk rasa memperingati dua tahun kekuasaan Prabowo-Gibran di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026). Dalam aksi tersebut, Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan, mulai dari penetapan karhutla sebagai bencana nasional, evaluasi program unggulan pemerintah, penghentian perampasan ruang hidup, hingga jaminan kebebasan pers dan perlindungan bagi jurnalis. PHOTOSSPEAK/Amir Huwaidi
Seorang mahasiswa memegang poster berisi peringatan saat aksi unjuk rasa memperingati dua tahun kekuasaan Prabowo-Gibran di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan, mulai dari penetapan karhutla sebagai bencana nasional, evaluasi program unggulan pemerintah, penghentian perampasan ruang hidup, hingga jaminan kebebasan pers dan perlindungan bagi jurnalis. PHOTOSSPEAK/Adit Ramdhan