Aksi Tolak RUU Penyiaran di Bandung

Massa aksi melakukan unjuk rasa menolak Revisi Undang-undang (RUU) di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (28/5/2024). PHOTOSSPEAK/Ilham Ahmad Nazar

Jurnalis mengambil foto Seniman pantomim Indonesia Wanggi Hoediyanto di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (28/5/2024). PHOTOSSPEAK/Rasyad Yahdiyan

Tumpukan poster penolakan RUU Penyiaran Nomor 32 tahun 2002 di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (28/5/2024). PHOTOSSPEAK/Rasyad Yahdiyan

Siluet massa aksi yang menolak Revisi Undang-undang (RUU) di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (28/5/2024). PHOTOSSPEAK/Muhammad Zaki Fauzi

Massa aksi memegang poster pada unjuk rasa menolak Revisi Undang-undang (RUU) di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (28/5/2024). PHOTOSSPEAK/Anna Mazida

Massa aksi yang tergabung dalam Solidaritas Jurnalis Bandung membawa poster saat aksi di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (28/5/2024). PHOTOSSPEAK/Habib Riyadhi A.S

Massa aksi yang tergabung dari Solidaritas Jurnalis Bandung melakukan aksi di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (28/5/2024).PHOTOSSPEAK/ M Ardi Agusseptian

Massa aksi yang tergabung dari Solidaritas Jurnalis Bandung melakukan unjuk rasa menolak Revisi Undang-undang (RUU) di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (28/5/2024). Organisasi profesi yang tergabung dari Ikatan Jurnalis Telivisi Indonesia (IJTI) Jabar, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bandung, Wartawan Foto Bandung (WFB), Forum Diskusi Wartawan Bandung (FDWB), dan pers mahasiswa menolak revisi UU Penyiaran dan menuntut agar DPR mempertimbangkan kembali ketentuan-ketentuan yang berpotensi menghalangi tugas jurnalis dan kebebasan pers. PHOTOSSPEAK/Ilham Ahmad Nazar








Photographer
Redaktur Photos Speak
Photo’s Speak adalah komunitas fotografi jurnalistik yang lahir dari keresahan sejumlah mahasiswa karena ditebangnya pohon-pohon rindang yang ada di Kampus UIN Sunan Gunung Djati.