International Women’s Day Bandung 2023

Mahasiswi berorasi saat peringatan International Woman’s Day didepan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat. Rabu (8/03/2023). Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret menjadi momentum untuk menggerakkan perubahan terhadap ketidakadilan yang diakibatkan sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang kekuasaan utama serta mendominasi dalam berbagai peran yang ada di masyarakat. Photo'sspeak/M. Ardi Agusseptian

Mahasiswi berorasi saat peringatan International Woman’s Day didepan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat. Rabu (8/03/2023). Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret menjadi momentum untuk menggerakkan perubahan terhadap ketidakadilan yang diakibatkan sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang kekuasaan utama serta mendominasi dalam berbagai peran yang ada di masyarakat. Photo'sspeak/M. Ardi Agusseptian

Mahasiswi berorasi saat peringatan International Woman’s Day didepan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat. Rabu (8/03/2023). Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret menjadi momentum untuk menggerakkan perubahan terhadap ketidakadilan yang diakibatkan sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang kekuasaan utama serta mendominasi dalam berbagai peran yang ada di masyarakat. Photo'sspeak/M. Ardi Agusseptian

Mahasiswi berorasi saat peringatan International Woman’s Day didepan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat. Rabu (8/03/2023). Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret menjadi momentum untuk menggerakkan perubahan terhadap ketidakadilan yang diakibatkan sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang kekuasaan utama serta mendominasi dalam berbagai peran yang ada di masyarakat. Photo'sspeak/M. Ardi Agusseptian




Photographer
Redaktur Photos Speak
Photo’s Speak adalah komunitas fotografi jurnalistik yang lahir dari keresahan sejumlah mahasiswa karena ditebangnya pohon-pohon rindang yang ada di Kampus UIN Sunan Gunung Djati.