Penurunan Debit Air Situ Cileunca Saat Kemarau

Warga melempar jaring untuk menangkap udang di kawasan Situ Cileunca, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu (24/9/2023). Debit air di Situ Cileunca mengalami penurun 5 sampai 7 meter diakibatkan musim kemarau yang panjang sejak 4 bulan terakhir, sehingga berpengaruh pada ketersediaan air baku untuk wilayah Bandung Raya. PHOTO'SSPEAK/Ilham Ahmad Nazar

Warga melempar jaring untuk menangkap udang di kawasan Situ Cileunca, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu (24/9/2023). Debit air di Situ Cileunca mengalami penurun 5 sampai 7 meter diakibatkan musim kemarau yang panjang sejak 4 bulan terakhir, sehingga berpengaruh pada ketersediaan air baku untuk wilayah Bandung Raya. PHOTO'SSPEAK/Ilham Ahmad Nazar

Warga melempar jaring untuk menangkap udang di kawasan Situ Cileunca, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu (24/9/2023). Debit air di Situ Cileunca mengalami penurun 5 sampai 7 meter diakibatkan musim kemarau yang panjang sejak 4 bulan terakhir, sehingga berpengaruh pada ketersediaan air baku untuk wilayah Bandung Raya. PHOTO'SSPEAK/Ilham Ahmad Nazar

Warga melempar jaring untuk menangkap udang di kawasan Situ Cileunca, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu (24/9/2023). Debit air di Situ Cileunca mengalami penurun 5 sampai 7 meter diakibatkan musim kemarau yang panjang sejak 4 bulan terakhir, sehingga berpengaruh pada ketersediaan air baku untuk wilayah Bandung Raya. PHOTO'SSPEAK/Ilham Ahmad Nazar

Warga melempar jaring untuk menangkap udang di kawasan Situ Cileunca, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu (24/9/2023). Debit air di Situ Cileunca mengalami penurun 5 sampai 7 meter diakibatkan musim kemarau yang panjang sejak 4 bulan terakhir, sehingga berpengaruh pada ketersediaan air baku untuk wilayah Bandung Raya. PHOTO'SSPEAK/Ilham Ahmad Nazar





Photographer
Ilham Ahmad Nazar
Seorang manusia yang dilahirkan ke bumi pada 5 Maret 2003 dan berkesempatan mengenyam pendidikan di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnalistik yang berasal dari Bandung Selatan serta memiliki ketertarikan yang tinggi dalam bidang Photography Jurnalistik dan meyakini bahwa dengan melalui foto, mata dan tangan menjadi medium merajut makna.
