Produksi Kriya dari Limbah Plastik

Perajin menunjukkan hasil produksi kriya berupa gantungan kunci dari limbah plastik di rumah produksi Replast.Lab di Karasak, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026). Replast Lab mengolah berbagai jenis sampah plastik seperti PET (Polyethylene Terephthalate), PP (Polypropylene), dan HDPE (High-Density Polyethylene) menjadi produk bernilai guna, mulai dari medali, gantungan kunci, kursi, papan plastik, hingga paving block, sekaligus menjadi upaya mengurangi pencemaran lingkungan melalui ekonomi sirkular.PHOTOSSPEAK/Muhammad Tomy Lou
Perajin mencacah limbah plastik jenis HDPE (High-Density Polyethylene) sebagai tahap awal pembuatan produk kriya di rumah produksi Replast.Lab di Karasak, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026). Replast Lab mengolah berbagai jenis sampah plastik seperti PET (Polyethylene Terephthalate), PP (Polypropylene), dan HDPE (High-Density Polyethylene) menjadi produk bernilai guna, mulai dari medali, gantungan kunci, kursi, papan plastik, hingga paving block, sekaligus menjadi upaya mengurangi pencemaran lingkungan melalui ekonomi sirkular. PHOTOSSPEAK/Muhammad Tomy Lou
Perajin mencacah limbah plastik jenis HDPE (High-Density Polyethylene) sebagai tahap awal pembuatan produk kriya di rumah produksi Replast.Lab di Karasak, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026). Replast Lab mengolah berbagai jenis sampah plastik seperti PET (Polyethylene Terephthalate), PP (Polypropylene), dan HDPE (High-Density Polyethylene) menjadi produk bernilai guna, mulai dari medali, gantungan kunci, kursi, papan plastik, hingga paving block, sekaligus menjadi upaya mengurangi pencemaran lingkungan melalui ekonomi sirkular. PHOTOSSPEAK/Muhammad Tomy Lou
Perajin menyelesaikan produksi kriya berupa gantungan kunci dari limbah plastik di rumah produksi Replast.Lab di Karasak, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026). Replast Lab mengolah berbagai jenis sampah plastik seperti PET (Polyethylene Terephthalate), PP (Polypropylene), dan HDPE (High-Density Polyethylene) menjadi produk bernilai guna, mulai dari medali, gantungan kunci, kursi, papan plastik, hingga paving block, sekaligus menjadi upaya mengurangi pencemaran lingkungan melalui ekonomi sirkular. PHOTOSSPEAK/Muhammad Tomy Lou
Perajin menyelesaikan produksi kriya berupa gantungan kunci dari limbah plastik di rumah produksi Replast.Lab di Karasak, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026). Replast Lab mengolah berbagai jenis sampah plastik seperti PET (Polyethylene Terephthalate), PP (Polypropylene), dan HDPE (High-Density Polyethylene) menjadi produk bernilai guna, mulai dari medali, gantungan kunci, kursi, papan plastik, hingga paving block, sekaligus menjadi upaya mengurangi pencemaran lingkungan melalui ekonomi sirkular. PHOTOSSPEAK/Muhammad Tomy Lou