Photo Story

Tiga Ribu Keluarga Terisolir
Memasuki musim penghujan, permasalahan banjir kerap kali melanda kawasan Bandung Raya. Bencana banjir seolah menjadi masalah klasik yang sulit diantisipasi. Setiap tahun, selalu saja ada wilayah atau pemukiman warga yang berada di daerah resapan air yang terkena banjir. Banjir di Kabupaten Bandung berdampak besar bagi warga Dayeuhkolot dan sekitarnya. Air banjir dikabarkan meluap sangat cepat pada Sabtu, 12 Maret 2016 kemarin. Akhirnya, air banjir yang datang dari luapan Sungai Citarum pun merendam sedikitnya 15 kawasan sekaligus, meliputi Cicalengka, Rancaekek, Cileunyi, Solokan Jeruk, Majalaya, Ciparay, Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Pameungpeuk, Banjaran, Arjasri, Cangkuang, Katapang dan Kutawaringin. Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyebut angka 35.000 pemukiman warga terendam banjir, menjadi kasus banjir Kabupaten Bandung terbesar sepanjang 10 tahun terakhir. Dari data yang dimiliki BBWS, sedimentasi, berkurangnya penyerapan air akibat alih fungsi lahan dan penggundulan hutan serta sampah menjadi salah satu penyebab banjir di Bandung selatan.